Posted by: baurumput on: Agustus 1, 2009
(tulisan ini hanya ditujukan untuk membagi pengetahuan, saran dan kritik yang bersifat membangun sangat dibutuhkan demi perbaikan)
Nah, di halaman tentang TA Saya, Saya bilang klo membangun model dengan menggunakan Tesseral..
Tentunya, diawal penggunaan, Saya sangat merasa kesulitan, krn gda manual book atau help..tapi beruntung Saya punya teman2 yg baik, yg mw mengajarkan Saya,,makasi y teman..
disini Saya mau berbagi, bagaimana menggunakan tesseral..dengan contoh model yang Saya gunakan untuk TA (model anisotropy)..
1. Jendela awal Tesseral

2. Tentukan dulu lebar dan kedalaman area yang kita hendaki pada model, pada jendela berikut :

3. Picking untuk menentukan model (membuat struktur yang diinginkan). Pada saat selesai picking untuk setiap lapisan, akan muncul jendela seperti berikut :

Pilih jenis batuan yang kita kehendaki, kemudian klik apply patern > apply parameter. Dan untuk lapisan anisotropy dapat diisikan parameter anisotropinya,dan jika terdapat fracture, dapat diisikan parameter fracturenya :

kemudian klik ok
4. Setelah model yang kita inginkan selesai dibuat, kita dapat membuat geometri akuisisinya.
Jumlah source yang digunakan,interfal source, dan frekuensi maksimumnya :

Jumlah geophone, metode penembakan, interval geophone, sampling rate :

5. Setelah semua model dan geometri selesai, kita dapat memilih enembakan apa yang kita inginkan dengan klik ‘run’ pada toolbar (apakah akustik atau elastik atau kedua2nya). Khusus untuk model anisotropy maka akan dipilih run>elastic anisotropy

Hasil dari penembakan ini merupakan raw data seg.y yang dapat diprocessing dgn menggunakan software2 processing.
akan tetapi sebagai catatan, Tesseral juga dapat melakukan otomatis processing, sampai dengan PostSTM, PreSTM, maupun PostSDM (sesuai dengan yang dibutuhkan).
Enjoy!!
Posted by: baurumput on: Juni 26, 2009
Beberapa kali teman Saya yang main ke rumah, selalu bilang “eh lemari kamu rapi banget si, aku g bs ky gni lo..”, yah awalnya Saya pikir itu cuma basa basi aja, ato Cuma sekadar memuji (meskipun berhasil ngebuat Saya keGRan..
)
Tapi ternyata, yang bilang g cuma 1 atau 2 orang,,hampir yang pernah berkunjung dan masuk ke kamar Saya, suka bilang gitu dan muncul pertanyaan, caranya gmn si???
Nah akhirnya, biar semuanya tau caranya gimana…Saya tulis deh disini beberapa tips, meskipun judulnya agak lebai tapi semoga tips ini bisa membantu..

pakaian di atasnyaYap, cukup ini aja..
Semoga membantu yaa….
Posted by: baurumput on: Juni 26, 2009
Grik..grik..grik…
Sebenernya Saya iseng nulis judul itu..intinya si pengen cerita, 2 tempat Saya habiskan waktu paling banyak diakhir-akhir waktu Saya kuliah..
Ya inii….lab seismik dan lab nonseismik…
Salah satu sudut lab non-seis :

Aslinya sih lab…tapi, apakah benar-benar dipakai seperti fungsinya??Jreng…ya gitu deh.. Lab itu tempat paling asik, ngenet.. perang-perang fesbuk, chating, dan perang-perang game online.. tapi aktivitas ini bakal berhenti ketika para bapak-bapak datang..dan semua yang sedari tadi cecengiran, mimikri de kayak bunglon, jadi bermuka serius dan masam..
Ini salah satu sudut lab seismik :

Nah, masing-masing lab, ada dosennya..klo di seismik ada duet maut P’Soni dan P’Wahyu,, tapi klo di nonseis ada P’Ilik..eh ada P’aang juga ding,.
Bedanya, 2 lab ini..klo di seismik, beliau-beliau itu kadang sampe larut malam atau bahkan nginep,, tapi klo di non-seis, beuh,,,bebas dah, klo da malem..
Semuanyaaa….kembali menggila di nonseis..
Eh..eh..eh, tp g sgtu hedon jg..terkadang kita juga suka berdiskusi.
Lab itu…sudut menyenangkan di kampus ini…. 
Posted by: baurumput on: Mei 5, 2009
2 tahun belakangan ini Saya mencoba hidup mandiri dengan tinggal sendiri di salah satu apartemen sederhana di sudut kota Bandung, atau lebih dikenal dengan rumah susun. Jujur Saya lebih suka menyebutnya apartemen, biar agak keren dikit. Hehe..Apartemen Saya ini tepatnya di Jalan Sarijadi Blok H, lantai 2 no 1.
Tampak depan:

Awalnya beli apartemen ini, karena kos-kosan putri itu mahal plus kamar yang nggak cukup untuk Saya muter-muter. 2 tahun yang lalu harganya si 50 jt (hak guna bangun), tapi klo sekarang udah 65-80 jt (tergantung renovasi+letaknya). Jumlah seluruh apartemen ini Saya kurang tau pasti, tapi ada kurang lebih A-Z blok (masing-masing blok >20 rumah). Nah dari seluruh blok, cm ada 2 blok yang merupakan gedung yang emang diuji untuk tahan gempa, yaitu blok G dan blok H, jadi harganya emang agak mahal sedikit dibanding yang lain. Tapi harga emang nggak pernah bohong, blok H terkesan jauh dari kata “kumuh” (blok G, Saya kurang paham, jarang main).
Fasilitas yang bisa didapetin nggak kalah sama apartemen-apartemen mewah, mau apa coba??tempat taruh kendaraan (motor/mobil), resto ada, pasar deket, angkot 24 jam, sekolah, pusat perbelanjaan, bioskop, semuanya deket dari sini. Ada juga sarana olahraga (track lari) yang gratis dengan pemandangan rumah-rumah gedongan (kompleks setra duta). Pokoknya lengkap deh. ^^
Oh iya, ukuran satu rumah itu 6×6 meter dengan jumlah ruangan bisa dimodifikasi. Klo punya Saya jumlah ruangannya ada 5, 2 kamar, 1 ruang tamu+nonton, 1 dapur, dan 1 kamar mandi. Jadi, kalo orang tua/saudara/teman datang, nggak perlu mengerluakan uang lagi cari penginapan.
Tampak belakang:

Saya berani jamin, memulai hidup sendiri dan mengurus semua keperluan sendiri itu mengasyikkan dan bisa ngelatih kita mandiri. Emang si diawal kerasa agak berat, misalnya harus bayar telpon, listrik, air, nyuci baju sendiri, bersih-bersih rumah sendiri, tapi klo lama-lama nikmat juga.
Posted by: baurumput on: April 17, 2009
(terinspirasi dari kuliah Vulkanologi)
Fenome bagus ni..
Klo dicermati antara letusan dahsyat Tambora, April 1815 dan Frankenstein -novel ternama karya novelis Mary Shelley- yang terbit perdana pada tahun 1818, ternyata punya hubungan cukup unik..
Debu-debu vulkanik Tambora yang sangat banyak menutupi atmosfer, dan menghalangi sinar matahari yang masuk ke bumi, menyebabkan tahun tanpa musim panas pada 1816..
Ternyata, nggak cuma memakan korban jiwa yang banyak, pada tahun ini seorang novelis yang berkebangsaan Inggris ternspirasi untuk menulis sebuah novel..
Frankenstein, novel yang dicetak berulang kali sampai sekarang,.
Di beberapa sumber disebutkan, klo Mary Shelley -penulis novel-, menulis novel ini selama 2 tahun, jadi baru diterbitkan perdana tahun 1818..
Bisa diasumsiin dong, Frankenstein itu salah satu produk erupsi Tambora..selain produk-produk vulkaniknya..
cool..
Posted by: baurumput on: April 17, 2009
Sebenernya, gambar dibawah ini dibuat berdasarkan penelitian atas laki-laki yang hidup dengan budaya barat. Tapi, setelah berteman dgn laki yang katanya berbudaya timur, ko kayaknya sama aja tu apa yang ada di dalam pikiran mereka..
Tadinya Saya pikir ini HOAX, tp trnyata seorang psikolog yang berbicara di salah satu seminar yang Saya ikuti, jg mengamini gambar ini.. Muncul d akhirnya disini..

wuih..1/3 isi otak mereka itu SEX
ntah knapa??? (hey laki- laki ada yang bs kasih alasan
)
klo lihat cewe seksi, pikiran langsung melayang-layang..nggak jarang obrolan mereka pun nakal..
jangan kan itu,,
bahkan cewe berkerudung pun bs mancing pikiran jahil mereka..fuih..serem ni..
Satu hal lagi yang menyedihkan, kemampuan “mendengar” laki itu hanya berupa partikel..
keuucciiilll buangett,.
yah jadi wajar aja, klo laki itu susah “mendengar” apa yg lg diomongin, apalagi klo lagi nggak fokus..
Klo Saya si bakal berterus terang dan blak-blakan tentang apa yang Saya rasain ke laki-laki..karena emang mereka tu g bakal ngerti klo disinggung secara halus ato secara kasar..
yah jadinya to the point aja..
Tapi, sebenernya Saya yakin..nggak semua laki-laki ky bgni..
Masih ada kan diluar sana yang beda??
ato emang semuanya kaya gini??
Posted by: baurumput on: April 15, 2009
Beberapa hari ini Saya sedang keranjingan banget sm SUDOKU, games yang Saya kenal dari majalah.
Buat yang belum tau, SUDOKU itu kotak soal yang berupa susunan kotak 9×9. Kotak tersebut kebagi lagi atas sembilan kotak parsial (3×3).
Nah, beberapa angka sudah diisikan pada kotak-kotak tertentu (acak). Tugas kita yang maen game, mengisi kotak-kotak yang kosong dengan angka 1-9.
Syaratnya, tidak boleh ada pengulangan angka dalam satu baris, dalam satu kolom, dan dalam satu kotak parsial.
Karena merasa cukup mahir (sombong..
),
sekarang mau iseng-iseng nulis cara Saya mecahin gamesnya. Siapa tau ada yang baca, dan punya cara yang lebih efektif dan efisien. (Curiga ni games ada rumusnya??)
ok..mulai..Lihat susunan kotak berisi angka dibawah ini :
Misalnya Saya kasih nomor kotak parsial (3×3) paling kiri atas itu kotak nomor 1, ke kanan 2, dan yang paling kanan atas itu 3, trus kebaris 2 kiri (yang dibawah kotak nomor 1) itu nomor 4, dst.

Stepnya, Saya tulis:
1. Angka 1, di kotak nomor 1, karena mengacu dari kotak nomor 2 dan 4
2. Angka 2, di kotak nomor 1, acuannya kotak nomor 7
3. Nah, kan di kotak 1, 4, 8, dan 9 ada angka 6. Jadi, dengan mudah kita bisa taruh angka 6 di kotak nomor 7
4. Dan begitu seterusnya, sampe semua kotak terisi angka
Hasilnya kayak gni ni:

Simple dan cukup menantang. Lumayan buat olahraga otak kanan. Dan uji konsentrasi serta ketahanan.. 
*SUDOKU=suuji wa dokushin ni kagiru=angka-angkanya harus tetap tunggal